”Credit Union Gerbang Kasih KAE: Kendaraan menuju Kesuksesan”
”Credit Union Gerbang Kasih KAE: Kendaraan menuju Kesuksesan”
Oleh Paulus Kristianus Nggaa
Pembuka
Menjadi anggota credit union sering kali dianggap sebagai langkah kecil yang terkesan receh bagi sebagian orang. Namun tidak untuk saya, sebagai seorang praktisi pemerintahan/ASN pada Pemerintah Daerah Kabupaten Ende-Propinsi NTT, bergabung dengan credit union adalah pilihan tepat dan titik balik yang mengubah hidup saya. Kisah hidup saya ini menjadi contoh nyata bagaimana credit union bisa menjadi sarana pemberdayaan sosial ekonomi yang luar biasa dan membuat saya menjadi anggota yang sukses ditengah tantangan ekonomi global dan kebutuhan finansial yang terus berkembang.
Awal Mula Bergabung
Saya mengenal dan resmi bergabung dengan Credit Union Gerbang Kasih KAE sejak tahun 2009. Awalnya, hanya sebatas menjadi anggota biasa dengan melakukan kegiatan simpan dan pinjam yang bertujuan untuk membeli tanah sebagai modal menikah. Jujur saya tidak tahu apa itu gerakan credit union secara mendalam. Kala itu, saya mendengar cerita dari orang-orang di lingkungan gereja bahwa credit union merupakan lembaga keuangan mikro yang di inisiasi oleh gereja melalui komisi PSE hadir untuk membantu umat mengatasi masalah sosial ekonominya.
Belajar dan Bertumbuh
Sesuai dengan semboyan credit union, dimulai dari Pendidikan, dijalankan dengan Pendidikan dan diawasi oleh Pendidikan, sebagai anggota saya mendapatkan pendidikan dasar, finansial literasi, pengelolaan keuangan keluarga, pelatihan kewirausahaan hingga strategi pemasaran. Singkatnya, tidak saja diberi bantuan dana tapi juga dibekali dengan ilmu pengetahuan. Hal ini yang paling berharga, menurut saya. Dari modal awal sebesar Rp 5.00.000 yang diberikan oleh lembaga melalui produk Pinjam Modal Tabung/PMT, saya pun mulai mengembangkan modal ini dengan cara menabung. Berkat berbagai pendidikan dan pelatihan yang diberikan credit union secara terus menerus pada akhirnya membuat saya semakin percaya diri dan mulai berani untuk mengambil peluang yang lebih besar dalam hidup.
Menuju Kesuksesan
Tahun demi tahun pun berlalu, ibarat kata hasil akhir tidak akan mengkhianati proses, alhasil sebagai seorang ASN saya bisa memiliki tabungan dengan nilai yang lumayan besar. Saya pun bisa mewujudkan semua mimpi dimulai dengan membeli sebidang tanah di area perkotaan, mobil, motor dan saat ini saya sedang membangun sebuah hunian dengan tempat usaha Studio Privat Yoga bagi istri saya. Usaha ini memiliki omzet yang lumayan setiap bulannya, selain bisa menopang kebutuhan hidup bulanan juga bisa menambah nilai tabungan untuk masa depan anak-anak. Tak hanya itu, kini saya juga menjadi salah satu pengurus credit union yang sangat aktif menginspirasi anggota dan masyarakat lainnya untuk bangkit secara ekonomi dengan memulai pola hidup menabung. Dan hal ini dibuktikan dengan keterlibatan seluruh anggota keluarga batih saya yang kini telah menjadi anggota credit union gerbang kasih KAE.
Pesan untuk Anggota Lain
Jangan pernah takut untuk bergabung dengan credit union. Kalau bukan sekarang kapan lagi, keputusan anda hari ini akan menentukan hari esok yang indah. Di sana kita bisa saling belajar, berbagi dan tumbuh bersama. Bagi saya, credit union bukan hanya sekadar tempat simpan dan pinjam, tapi sebuah kendaraan yang dinaiki oleh keluarga-keluarga yang saling mendukung dan menguatkan.
Penutup
Kisah saya ini menunjukkan bahwa credit union bukan hanya hadir sebagai instrumen ekonomi, tetapi juga sebuah wadah pembelajaran dan pemberdayaan. Testimoni seperti ini adalah bukti bahwa dengan komitmen, kerja keras, konsistensi dan dukungan komunitas credit union (para penasihat, pengawas, pengurus, komite, manajemen, pokti dan anggota), siapa pun bisa meraih pintu kesuksesan.
